Biarkan cenderawasih terbang bebas, tanpa ambatan atau diganggu oleh siapapun, karena dia dulu terbang babas menguasai bumi New Guinea, kenapa kalian baru datang 1969 baru mengurungnya dalam terali besi dengan alasan tak bermutu yaitu karena terlalu liar.
Padahal cenderawasih dulu terbang sangat bebas di Hutan rimba Skouw, senggi warek, dengan liar melewati sungai tami dan kami saling mencintai, tidak pernah saling membantu antara cenderawasih, kasuari, dan kuskus.
Kenapa Garuda datang dari belakang status juga pendatang kami tidak pernah undang juga tetapi, kok mengatur atur kami, bahkan merusak kebahagiaan, kebersamaan yang kami bangun bertahun-tahun lamanya.
Bahkan dengan teganya ia mematahkan sayap cenderawasih itu, lalu ia buat tembok raksasa katanya itu tempat ku tinggal namanya OTSUS dan DOB,
Tapi bagaimana bisa saya bisa tinggal disana sedangkan disana tidak ada rumah sakit, untuk berobat sayap ku yang sudah ia patah kan.
Jangan jangan niat Garuda lain dengan kebaikan nya sebab ku tak lagi terbang bebas di Melanesia, Polinesia, Micronesia.
Cenderawasih X M E
Gorontalo 15 Januari 2025.
Komentar