Dulu saya merasa tidak akan pernah bahkan tidak mungkin menginjak semut itu, bukan karena apa tetapi memang diri ku sendiri yang, melarang kepada mereka, dan saya selalu mengingat kan kepada mereka, jangan melewati jalan itu, karena bisa menginjak semut.
tetapi saya baru menyadari kalau saya sendirilah menginjak semut itu karena disana ditemukan jejak dan bekas kaki ku, karena saya terlanjur melewati dan menginjaknya lalu ku tingalkan jejak.
Saya juga tidak sengaja dan bukan berarti tidak ada yang melarang saya untuk lewat jalan itu. Ada yang mengingat kan saya untuk tidak melewati jalan itu.
bukan berarti karena banyak nya semut atau ada sarang semut tetapi, karena memang jalan itu sudah dilarang tetapi saya tidak mendengarkan mereka saya tetap jalan melewati jalan itu.
Setelahnya saya menyadari bahwa saya memang benar benar menginjak semut itu, saya menyesalinya sebab dia butuh hidup, tetapi saya membuat nya mati karena saya menginjak nya.
Semmut merah x M E.
Gorontalo 14 Januari 2025.
Komentar