![]() |
| Photo: penulis artikel sengaja dikasih buram |
Moral Remaja Papua di Era Digital
Globalisasi adalah kecenderungan umum terintegrasinya kehidupan masyarakat domestik/lokal ke dalam komunitas global di berbagai bidang. Akibat adanya Era Globalisasi membawa pengaruh kepada seluruh aspek, baik dari segi Pendidikan, Ekonomi, Sosial, bahkan moral generasi muda Papua pun mengalami perubahan.
di Indonesia lebih khusus Papua, mengalami krisis moral pada generasi muda Papua perubahan ini terjadi karena adanya pengaruh dari Negara luar yang dibawa ke Papua. Itu terjadi karena budaya atau pengaruh luar begitu masuk di Papua semua langsung di serap begitu saja tanpa memikirkan atau memilih.
Jika kita tarik ke generasi muda Papua Dahulu, moral mereka bisa diancungkan jempol. Dilihat dari tata kramanya, sopan santun dan tutur bahasanya yang baik. Tetapi kini, moral atau prilaku generasi muda Papua saat ini sangat memprihatinkan.
Generasi muda Papua saat ini gagal menanaman kepribadian yang baik di usia dini Banyak sekali perilaku-perilaku menyimpang yang kian marak terjadi di kalangan generasi muda Papua.
Penyimpangan-penyimpangan tersebut sebagian besar dilakukan atau dialami generasi muda Papua. Penyimpangan yang dilakukan biasanya seperti, free sex, narkoba, minum minuman keras oplosan, menghabiskan waktu lebih banyak di smartphone dan platform sosial medianya. judi online.dan lain-lain.
Pengaruh globalisasi telah membuat banyak generasi muda Papua kehilangan moral dan kepribadian diri Hal ini ditunjukkan dengan gejala-gejala yang muncul dalam kehidupan sehari-hari anak muda Papua, Dari cara berpakaian banyak anak muda Papua berdandan seperti selebritis atau lebih banyak meniru artis-artis yang sering mereka lihat ditelevisi.
Mereka menggunakan pakaian yang minim bahan yang memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya tidak kelihatan yang cenderung
mengacu pada kehidupan Negara Barat atau Luar Negeri. Kuatnya pengaruh tontonan televisi terhadap perilaku seseorang telah dibuktikan lewat penelitian ilmiah. Seperti diungkapkan oleh American Psychological Association (APA) Pada tahun 1995 bahwa tayangan yang bermutu akan memengaruhi
seseorang untuk berperilaku baik. Sedangkan tayangan yang kurang bermutu akan mendorong seseorang untuk berperilaku buruk. hampir semua perilaku buruk yang dilakukan orang adalah hasil dari pelajaran yang mereka terima dari media semenjak usia anak-anak. Permasalahan moral sebenarnya sudah ada sebelum Globalisasi muncul.
Semoga bermanfaat tulisan artikel ringan ini.
Gorontalo 16/02/2026.
Oleh: M Enombere

Komentar